A package for you

package

Hidup itu satu paket. Jika kita mengalami hal-hal yang membuat kita bahagia, akan ada masanya kita juga akan mengalami hal-hal yang membuat kita sedih, dan sebaliknya. Karna itu aku sering berpikir,  ketika kita bahagia mungkin tidak sebaiknya kita terlalu larut dalam kebahagiaan itu, atau bahagia berlebihan, agar kita nantinya juga tidak mengalami kesedihan yang berlebihan. Entahlah. Aku hanya berpikir seperti itu.

Tapi bukan berarti ketika kita sedih kita harus bersedih berlebihan agar memperoleh kebahagiaan yang berlebih pula nanti, tidak. Aku tidak berpikir seperti itu. Aku lebih melihatnya dari sudut pandang seperti ini: jika kita sedang amat sangat sedih, percayalah bahwa nantinya pasti akan ada hal yang akan membuat kita sangat amat bahagia, sebanding dengan kesedihan yang kita rasakan itu, karenanya jangan terlalu dalam dan terlalu lama bersedih.

Ya, apa yang aku tulis ini merupakan hasil perenunganku yang sangat panjang terhadap hal-hal apa saja yang pernah terjadi di hidupku. Aku mencoba menarik pembelajaran dari pengalaman-pengalaman di hidupku. Ya, aku percaya, Tuhan selalu memberikan pelajaran di balik pengalaman-pengalaman hidup kita, baik pengalaman pahit ataupun manis. Tinggal bagaimana diri kita, apakah kita mau berusaha lebih berupaya  ‘membaca’ pembelajaran yang diselipkan Tuhan itu atau tidak.

Mungkin kamu yang membaca tulisanku ini akan berkomentar: :

“Ah itu hanya teori, bisa tidak kamu laksanakan?”

“Ngomong doang gampang, ngelakuinnya?”

Aku hanya ingin berbagi pandanganku denganmu, kawan. Aku juga tidak sesempurna itu hingga bisa selalu menerapkan hasil perenunganku terhadap pengalaman-pengalaman hidupku tersebut. Adakalanya aku juga lemah, sama seperti kamu. Tapi setidaknya, aku berharap, dengan menuliskan sudut pandangku ini, kita sama-sama bisa teringat kembali ketika kita sedang lupa. Bahwa hidup itu satu paket. Tuhan pengirimnya. 🙂

Aku yakin kamu pun akan menemukan pembelajaran yang sama ketika kamu merenungkan hal-hal apa saja yang pernah terjadi di hidupmu dan mencoba menghubungkannya satu sama lain dalam satu garis waktu. Cobalah… 🙂

Sincerely,

Yara

– Jogjakarta, 26 Desember 2013-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s